Minggu, 06 Mei 2018

DI LEMBAH PARA PENYAIR

DI LEMBAH PARA PENYAIR
.
Ivan Taniputera.
21 April 2018.
.
Di lembah para penyair kuberdiri
Mencerap aneka bunyi
Yang menyulam beragam harmoni
Membaca aneka prasasti
Dipahat para pujangga dulu, kini dan nanti
Bahkan suara angin pun jadi puisi
Syair mengalun dari aliran air sungai
Di lembah para penyair aku masih berdiri
Oh puisi-puisi itu terus menyanyi
Mendayu-dayu tanpa henti
Apakah itu sunyi dan tidak sunyi?
Aneka cita rasa menyala laksana api
Teringat masa lalu terlelap dalam masa kini
Para penyair datang silih berganti
Sepanjang zaman lembah ini ditapaki
Selama itu pula lembah para penyair kan tetap bersemi.

Selasa, 07 November 2017

TROTOAR DI JERMAN

TROTOAR DI JERMAN.
.
Ivan Taniputera.
7 November 2017.
.
Pada kesempatan kali ini saya ingin sedikit menuliskan mengenai trotoar di Jerman. Dalam bahasa Jerman, trotoar disebut Fußgängerweg (cara baca: Fussgengerweg). Secara etimologis istilah tersebut dapat kita uraikan sebagai berikut. Fuß berarti “kaki.” Aksara seperti huruf Yunani beta (ß) dalam bahasa Jerman dibaca ss. Jadi Fuß dibaca “fuss.” Gänger berarti “pejalan.” Aksara ä atau a dengan Umlaut (titik dua di atasnya) dibaca e seperti pada kata “ember.” Weg berarti “jalan.” Jadi Fußgängerweg berarti “jalan bagi pejalan kaki.” Dengan demikian, berdasarkan etimologi tersebut Fußgängerweg diperuntukkan hanya bagi para pejalan kaki. Meskipun demikian, terkadang jika tempatnya cukup lebar, terdapat pula jalur khusus yang diperuntukkan bagi pengendara sepeda. Jalur tersebut akan ditandai dengan gambar sepeda. Di Jerman bahkan sepeda tidak boleh dipergunakan di Fußgängerweg yang tidak mempunyai jalur sepeda, apalagi sepeda motor. Kalau tidak salah, pengendara sepeda sekali pun jika melanggar juga akan ditilang dan harus membayar denda. Kita tidak akan pernah menyaksikan sepeda motor menyerobot jalan bagi pejalan kaki di Jerman.
.
Menurut pengamatan saya, trotoar atau Fußgängerweg di Jerman sangat rapi, bersih dan teratur. Orang tidak boleh berjualan di Fußgängerweg. Oleh karenanya, pejalan kaki sangat dihormati dan dihargai di Jerman. Kendati demikian, para pejalan kaki juga harus mematuhi peraturan lalu lintas. Saat lampu merah bagi pejalan kaki menyala, mereka juga harus berhenti hingga lampu menyala hijau. Barulah setelah itu mereka boleh melanjutkan berjalan menyeberang.
.
Demikian sekilas perkenalan kita dengan trotoar di Jerman.

MONSTER WAKTU

MONSTER WAKTU

.
Ivan Taniputera
6 November 2017 
.

.

O Monster Waktu
Sungguh kejam dikau
Tiada terperi kesadisanmu
Kau seret tiap insan ikutimu
Tiada kau lepas genggamanmu
Barang sejenak menunggu
Kau seret terus tiada ragu
Para korbanmu hanya takut termangu
Babak belur terseret Monster Waktu
Terantuk antuk takut sangat sebegitu
Kau lari biarkan korbanmu
Luka terbatu-batu
Pilu sembilu
Menjerit-jerit aduh terlambat aku
Aduh waktu berlari bagai peluru
Lagi-lagi tiada waktu
Tiada peduli terus berlalu
Tidak bisa berhenti terpaku
Sungguh mengerikan Monster Waktu
Ya tentu oh sudah tentu
Aku membencimu oh Monster Waktu
Pernah kuajak dikau
Berhenti dan duduk minum es cincau
Sambil mengobrol berkicau
Tapi kau tampik tanpa malu
Tak berpaling terus berlari dirimu
Tak kauterima tawaranku
Tak mau berhenti sombong sekali kau
Karena sombongmu itu
Sangat kubenci dikau
Ingin kutombak supaya berhenti engkau
Jangan terus berlari tanpa jemu
Ku sudah muak terseret larimu
Oh siapakah siapakah wahai kawanku
Yang sanggup kalahkan Monster Waktu
Menghentikannya kapan saja kita mau

Selasa, 27 Juni 2017

DEWA CUPIDO TERMENUNG

DEWA CUPIDO TERMENUNG
.
Ivan Taniputera
25 Juni 2017
.

Termenung
Bingung
Dewa Cupido
Hendak memanah siapa
Karena seluruh manusia
Sudah kehabisan Cinta

BAYANGAN PENYIHIR TERAKHIR (THE SHADOW OF LAST WITCH)

BAYANGAN PENYIHIR TERAKHIR
(THE SHADOW OF LAST WITCH)
.
Ivan Taniputera 
25 Juni 2017
.


Penyihir terakhir
Bayangan berjalan menuju
Kegelapan masa silam
Keterlupaan selamanya
Tiada lagi teringat
Bahkan tinggal setitik
Jejak langkahnya
Terhapus tak lama lagi
Selamanya
Tiada lagi tersisa
Baginya
Di sekecil pun relung sejarah
Tak lagi memuatnya

Rabu, 14 Juni 2017

PAGI SEGERA DATANG

PAGI SEGERA DATANG

Ivan Taniputera.
14 Juni 2017
,
Sebentar lagi pagi
Semua segar lagi
Kita selalu awali
Penuh motivasi
Ayo semangati
Menyenangkan sangat hari ini
Semua baik sekali
Menari dari hati
Kegiatan sehari-hari
Marilah bersemi
Sungguh gembira tiada terperi.

Selasa, 06 Juni 2017

SIAPA?

SIAPA?
.
Ivan Taniputera.
1 Juni 2017
.
Siapakah di sana?
Siapakah di sini?
Kita.
Siapakah kita?
Bukan siapa-siapa
Kalau bukan siapa-siapa
Siapakah kita?